SOSIALISASI KESEHATAN-“GENERASI MILENIAL TANPA NARKOBA”

Gondanrojo- (31/01) “Selamatkan Generasi Muda Dari Narkoba” semboyan inilah yang diorasikan oleh puskesmas Sarang, sebagai pionir kesehatan. Pagi ini para petugas kesehatan mendatangi PP. Al Anwar 02, untuk melaksanakan penyuluhan.

Kasus penyalah gunaan narkoba di kalangan muda-mudi tidak bisa kita pandang sebelah mata. 40% dari pengguna adalah para pemuda, dan angkatersebut merupakan yang terbesar di Asia.

Narkoba pada awalnya memang digunakan medis sebagai obat penenag, namun seiring pengoperasiannya pihak-pihak tidak bertanggung jawab mulai mengedarkan secara ilegal. Aksesibilitas persebaran narkoba hampir tidak bisa dibendung lagi. Sebab, peminat narkoba semakin bertambah, hal tersebut membuat para bandar dan pengedar semakin intens memproduksi.

Petugas kesehatan Puskesmas menjelaskan, generasi muda adalah sasaran para pengedar. Mereka mempunyai rasa keingintahuan yang besar serta emosionnal yang belum terkontol, sehingga mudah terpengaruh. Hal tersebutlah yang mendorong pihak puskesmas melakukan penyuluhan.

“Sebelumnya kami telah melakukan kegiatan serupa di berbagai sekolah, dan hari ini di MA Al Anwar. Antusiasme santri sangat baik, mereka dapat merespon berbagai penjelasan yang kami berikan. Bahkan mereka aktif, mengajukan pertanyaan,” jelasnya

Selain itu ia juga menyinggung kebersihan di Al Anwar 02. Lingkungan yang bersih akan mempengaruhi kualitas kesehatan jadi, sangat penting menjaga kebersihan. Terutama pada musim pancaraoba seperti saat ini.

“Kalau di pesantren identik dengan orang yang banyak. Mayoritas dari mereka kurang memmperdulikan kebersihan, jadi dapat memicu timbulnya bakteri maupun virus. Namun, keadaan di sini menunjukan tingkat kepedulian santri terhadap lingkungan cukup tinggi. Meski ada beberapa lokasi yang memang masih memungkinkan menjadi sarang penyakit.” pungkasnya

Sosialisasi ini diikuti oleh perwakilan seleuruh kelas beserta petugas UKS MA Al Anwar, bertempat di mushoa pondok. Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.30-11.45.

Sebagai seorang pelajar khusunya snatri, pemuda-pemuda ini harus menjadi kader kesehatan yang baik. Dengan adanya kegiatan seperti ini dapat menjadi bekal bagi santri dimasyarakat nantinya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *